SOCIAL MEDIA

Friday, 27 November 2020

Model Paula Verhoeven suka makan mie instan malam hari?

 Hallo Girls...




Iya, kamu gak salah baca judul kok. Emang Paula Verhoeven istrinya aktor Baim Wong itu suka makan mie instan. Lho, dia kan model? masa sih makan mie instan? haha model juga manusia dan kenapa enggak makan mie instan kalau kandungan komposisi nya aman dan seratnya dari saripati bayam.

Kalau dilihat dari unggahannya di kanal youtube keluarga Baim dan Paula, memang aktivitas sehari-harinya cukup padat mengurus buah hatinya Kiano. Ibu-ibu pasti can relate lah, kalau ngurus anak itu capek even cuma "nemenin main doang" atau "nyuapin makan aja" yes itu tuh menguras tenaga dan bikin kita cepet laper.






Terlihat dalam unggahan video Youtube Keluarga Bapau, yang berjudul KIANO KESAYANGAN UDAH PINTER NGELUKIS TERNYATA ‼️ MAMAH BANGGA LIAT LUKISANNYA KIANO PICASSO WONG ‼️ di sana tampak Kiano sedang makan malam makanan favoritnya disuapin sama mama Paula. Setelah selesai Kiano makan, ternyata mama Paula juga lapaaaar dan memutuskan buat makan mie instan favoritnya. Tebak, apa coba mie instan favorit Paula? Yes! mie instan Lemonilo.

Di video itu terlihat Paula menyiapkan sepiring mie instan Lemonilo dengan telur rebus untuk makan malamnya. Paula mengatakan, mie instan Lemonilo adalah makanan favoritnya karena praktis, enak, dan nyaman dimakan setiap hari. Jangankan Paula, saya aja kalau lagi males mikir dan masak yang ribet pasti langsung gercep masak mie Lemonilo aja bisa dimakan kapan aja dan rasanya enak gak bikin enek. 

Paula juga menambahkan “Terus yang bagusnya lagi karena mie ini tanpa penguat rasa, pengawet, dan juga pewarna buatan,”.

Biasanya kita denger kalau mie instan itu tidak disarankan buat dikonsumsi setiap hari, beda dengan Lemonilo yang bisa dikonsumsi setiap hari karena komposisinya aman. Proses pembuatan mie instan Lemonilo pun tidak melalui penggorengan sehingga air rebusan mie Lemonilo tampak jernih, tidak keruh seperti air rebusan mie instan lainnya. Karena diproses dengan pemanggangan, proses memasak mie instan Lemonilo harus sedikit lebih lama, yaitu sekitar 5 menit. Gak masalah sih ya masak sedikit lebih lama, yang penting komposisinya aman dikonsumsi. 

“Jadi, warna hijaunya ini dibuat dengan saripati bayam sehingga seratnya lebih tinggi,” kata Paula. Harga satu bungkus mie instan Lemonilo sedikit lebih mahal dari mie instan pada umumnya, namu Paula gak mempermasalahkan karena ada lebih banyak manfaat dan kebaikan yang terkandung di dalamnya.

Buat beli mie instant Lemonilo juga udah bisa dimana-mana, online ataupun offline sudah tersedia seperti di minimarket atau supermarket.

Usai menghabiskan mie instan Lemonilo, Paula melanjutkan kegiatannya bersama Kiano dengan bermain sekaligus belajar menggambar dan mewarnai.

Apa mie instan favorit temen-temen mie instan Lemonilo juga? varian apa yang paling disukai?



Thank you for reading

XOXO

Reiny


Friday, 20 November 2020

AVOSKIN THE GREAT SHIELD SPF50 | SUNSCREEN AVOSKIN di KULIT BERMINYAK

 Hallo Girls...

Tahun ini saya ngerasa lamaaa banget, mungkin karena banyak rencana tertunda akibat pandemi ya dan stress di rumah terus susah ketemu orang...hanya dunia maya yang masih bisa kita jangkau. Stress gak cuma berdampak sama mental aja, fisik juga salah dua nya muka saya gampang banget beruntusan dan ngalamin juga maskne. Jadi, tahun ini struggle juga beresin kulit yang trial error teruuuus....tapi positifnya saya eksplor banyak skincare lokal yang makin kesini, makin waw! bikin takjub salah satunya brand lokal Avoskin yang gencar saat pandemi ngeluarin banyak produk baru yang menarik dan sayang buat dilewatkan.

Avoskin yang baru saja meluncurkan suncreen yaitu Avoskin The Great Shield SPF50 PA++++, ini menarik bgt buat saya karena formula sunscreen nya hybrid. Meski sehari-hari nya aktivitas saya tuh di indoor, tapi gak memungkiri lah sinar matahari masuk langsung lewat jendela dan pintu..yaiyalah kita kan gak tinggal di goa hahaha jadi tetep saya wajib pake sunscreen setiap harinya sebelum beraktivitas dan re-apply setiap 2-3jam.  As we know, sunscreen ini basic skincare yang berfungsi buat melingungi kulit kita dari paparan sinar UVA dan UVB. 

Faktanya, kalau kulit kita terus-terusan kena sinar UVA dan UVB secara terus-terusan tanpa di proteksi. Skincare malam seharga motor atau semewah butik desainer pun gak akan ngaruh bund, iya sepenting itu pake sunscreen supaya semua skincare kita bekerja maksimal dan keliatan hasilnya.

Anyway, di sini saya mau share pengalaman pake Avoskin The Great Shield di kulit berminyak dan acne prone. 

Avoskin The Great Shield ini menarik banget buat dicoba karena komposisinya minimal tapi berbobot semua gitu lho...juga disebut hybrid sunscreen karena mengandung Avobenzone sebagai bahan chemical sunscreen dan kandungan Zinc Oxide, Titanium Dioxide untuk physical sunscreennya. 

- Ada niacinamide yang berperan bisa mencerahkan kulit

Vitamin C pada The Great Shield membantu menangkal radikal bebas yang dapat membuat kondisi kulit memburuk. 

- Kemudian gak ketinggalan juga the famous Centella Asiatica, yang klaimnya soothing kulit dari paparan sinar matahari. 

- Poin terakhir yang mungkin temen-temen kulit sensitif, Avoskin The Great Shield alcohol free, dan paraben free. 





Kemasan:

Datang dengan kemasan yang travel friendly, bentuk tube slim warna hijau pastel yang nyaman dilihat ya dari segi estetika. 

Untuk mengeluarkan produknya juga bukan tutup flip top, tapi pump jadi bikin makin praktis buat pake. Avoskin The Great Shield ini isinya 30ml. 



Tekstur, warna dan aroma:

    Teksturnya creamy dan agak thick, seperti physical sunscreen yang sering kita temui. Tadinya saya skeptis kan "ah pasti berat nih dan susah makenya gak nyaman", soalnya punya pengalaman dulu pernah pake physical sunscreen dan setiap pake saya kesel. Surprisingly,  Avoskin The Great Shield enggak sih saya nyaman aja pakenya. Warnanya putih ada hint warna hijaunya, aromanya soft banget malah hampir gak kecium sih sama saya.


Performa:

    Avoskin The Great Shield saat diaplikasikan ke kulit, ada cooling sensation jadi seger...karena ini hybrid ya begitu nge blend agak lama buat rata, beda kalau teksturnya lotion ya. Rada butuh waktu gitu, buat blending ke kulit dan mastiin semuanya rata. Awal-awal  Avoskin The Great Shield terlihat whitecast, tapi nanti bakal nge blend rata sesuain sama warna tone kulit kita. Malah, menurut saya kayak ada efek tone up dan samarin redness. 

Buat cara pakenya, ambil Avoskin The Great Shield Sunscreen sebanyak 2 ruas jari dan tap tap pada kulit wajah, untuk menghilangkan residu Titanium Dioxide dan Zinc Oxide sehingga efek white cast lebih minimal. Jangan lupa reapply setelah 3 jam pemakain agar kulit tetap terlindungi sepanjang hari.


Hasil:

 Avoskin The Great Shield memberikan hasil akhir yang semi matte, tapi gak bikin muka kita keliatan minyakan...apa ya lebih keliatan glowing sehat dan tone up. Mungkin karena warna creamnya agak ijo itu jadi ada efek tone up dan samarin redness di area wajah, nyaman sih pake sunscreen  Avoskin The Great Shield gak kerasa berat dan saya pakai ini sudah semingguan alhamdulillah aman gak breakout. Sesuai klaimnya ini non-comedogenic, saya cek komedo saya aman gak bertumbuh banyak banget dan kulit saya gak makin berminyak selama pake  Avoskin The Great Shield. 

Lalu, kalau dipake acara-acara outdoor atau keringetan macem workout itu gimana? yes, dia luntur dan putih-putihnya keliatan. Ini wajar dan biasa sih namanya juga aktivitas cukup berat, ya tinggak re-apply aja toh memang seharusnya 2-3jam juga kita re-apply kan.

Apa performanya masih ok kalau ditimpa makeup? iya! masih ok kok,  Avoskin The Great Shield gak piling atau istilahnya gak mburudul gitu pas kita pakein foundation. Gak mengubah performa makeup atau bikin kulit warnanya aneh gitu-gitu enggak sih, aman boss!

Kesimpulan:

Cukup impressed! sama performa dan hasil akhir  Avoskin The Great Shield di kulit saya yang berminyak, buat saya cari sunscreen itu kayak cari jodoh kudu klop dan gak bikin breakout apalagi malah panen komedo...haduh itu mah bye!. Surprisingly, Avoskin The Great Shield walaupun SPF nya cukup tinggi tapi whitecast nya bisa ilang cepet dan gak bikin muka jadi abu-abu atau putih bangeeet. 

Alhamdulillah saya cocok dan suka sama  Avoskin The Great Shield walaupun nge blend nya agak lama dan makan waktu, terus makenya kudu step by step buat mastiin semua rata. Harus santai gitu jangan keburu-buru makenya, ya luangin waktu aja lah 5 menit buat skincare-an ya jangan sambil goreng ikan nanti gosong haha. Begitupun saat mau makeup an, ya biarin nyerep dulu gak direkomendasikan langsung hajar sih heheheh nanti belang-belang makeupnya. 

Kalian sudah coba atau tertarik  juga pakai Avoskin The Great Shield? Kunjungi website Avoskin kalau mau tau info ter-update produk-produk Avoskin ya.


Harga:  Rp139,000

Where to buy: e-commerce atau langsung ke avoskinbeauty.com

Wednesday, 11 November 2020

The Aubree Botanical Calendula Toner | Rekomendasi Hydrating Toner Lokal

 Hallo Girls...

Saya tuh selalu tertarik mencoba produk skincare kalau ada embel-embel ingredients nya itu bunga calendula atau bunga chamomile, kenapa? karena kedua bunga itu punya klaim sebagai anti inflamasi dan sobatnya kulit berjerawat gitu. Biasanya saya tertarik coba skincare Korea atau Western yang ada calendula atau chamomile nya, tapi kali ini saya coba lirik merk lokal yang katanya selalu sold out dan harganya dibawah 100ribuan waw!.





Klaimnya The Aubree Botanical Calendula Toner ini berfungsi untuk membantu menjaga kelembapan kulit, menyegarkan, membantu mencerahkan, dan menjaga kekenyalan kulit. Terus, yang saya baca-baca juga nih katanya di rekomendasikan buat sensitive atau dry skin, tapi saya kan kulitnya oily? bakal tetep cocok gak ya kira-kira? Saya cukup mantep buat coba sih karena list ingredientsnya ok dan aman buat kulit saya. 

Komposisi:

Aqua, Butylene Glycol, Sodium PCA, Phenoxyethanol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Allantoin, Sodium Hyaluronate, Foeniculum Vulgare (Fennel) Fruit Extract, Humulus Lupulus (Hops) Extract, Melissa Officinalis Leaf Extract, Viscum Album (Mistletoe) Leaf Extract, Achillea Millefolium Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Calendula Officinalis Flower, Tetrasodium EDTA, Parfum


Setelah satu bulanan saya pakai rutin The Aubree Botanical Calendula Toner, mantep dah tuh buat review gimana hasilnya di kulit saya? apakah saya suka atau biasa aja sih?

Kemasan:

Jujur nih yaaaa jujur ini mah, awalnya saya gak nyangka kalau si The Aubree Botanical Calendula Toner ini merk lokal lho. Soalnya packagingnya ala-ala Korea gitu dan promonya menarik plus Influencer yang dia gandeng pun bukan kaleng-kaleng, sekelas Harumi aja dia approach. 

Saya suka dengan kemasan botolnya yang simple, tranparan dengan material plastik cukup kokoh dan tutup nya flip top. Kita bisa liat tuh isian dalem tonernya kayak apa, isinya pun cukup banyak yakni 200ml. 

Tekstur:

Nah, dari luar botol kan kita  bisa liat ya kalau The Aubree Botanical Calendula Toner ini ada buliran bunga aslinya, kuning-kuning ngambang tuuuuh *plis gak usah bayangin yg lain selain calendula ini*. Tekstur tonernya ini cair banget kayak air, mengalir aja gitu kayak hubungan kita kalau dituangin ke kapas atau tangan. Kan ada juga hydrating toner yang kental ya, The Aubree Botanical Calendula Toner versi cairnya bingiiiits. Untuk tonernya sendiri sebenernya gak berwarna, tapi jadi terkesan ada gradasi kuning karena kumpulan bunga calendulanya aja. Aroma? hmmm gak ada aroma bunga yg strong sih, biasa aja malah hampir gak kecium aromanya. 

Performance:

Dengan tekstur toner yang cair, maka bisa dipastikan ya ini toner nyerepnya cepet banget dengan jurus seribu bayangan. Rasanya di kulit gimana? ya cukup soothing, gak lengket, gak bikin makin berminyak dan kulit keliatan lebih seger daripada sebelum pake toner The Aubree Botanical Calendula Toner. Enak aja sih buat layering skincare selanjutnya, soalnya ringan banget jadi gak perlu nunggu lama kayak kepastian....bisa langsung tap-tap hajar pake serum atau essence kitu beb.

Result:

Katanya kan The Aubree Botanical Calendula Toner recommended buat dry skin ya? yang biasanya tuh tingkat kelembapannya nampol, tapi nih ya di kulit saya yang berminyak...dia tuh lembapnya biasa aja gak yang waaaaw kulitku langsung kenyal bak mochi setelah pake ini. Iya, gak gitu guys....ya lembap biasa aja gitu cukup, mungkin kalau mau lebih lembap kudu berlapis-lapis pakenya baru nendang. Saya sih ngerasa cukup satu layer, kenapa? soalnya abis itu kan pake first essence, jadi gak perlu mandi toner sampe becek. Ya, saran aja buat yang pengen dapet lembap nya pollll dari toner ini kayaknya perlu layering.

Alhamdulillah, saya selama pake The Aubree Botanical Calendula Toner kulitnya gak rewel atau breakout. Selain melembapkan, dia juga calming redness tapi efek mengenyalkannya sih di saya enggak ya. Ok lah buat toner lokal, recommended! apalagi harganya affodrable banget. 

Conclusion: Yes, saya suka sama The Aubree Botanical Calendula Toner karena cukup melembapkan dan soothing, pun enggak bad effect di kulit saya cocok-cocok aja. Mungkin nanti mau coba explore produk The Aubree lain atau merk lokal lain yang menarik skincarenya hehe.


Harga: Rp 94,000-99,000

Where to buy: Ecommerce atau distributor resmi The Aubree

Tuesday, 27 October 2020

Ini yang saya lakukan saat Baby blues!

Mungkin...bagi yang tidak mengalami, belum mengalami atau yg masih tabu gak akan percaya sama baby blues. But, for me dan ibu-ibu di luar sana apalagi yang sudah mengalami baby blues is real dude no joke!


Seringkali kita, ya saya sendiripun sibuk membaca jurnal trimester 1, 2 dan 3 kehamilan saja tapi lupa sama trimester 4. Apa tuh trimester 4? iya sehabis lahiran kita jarang mempersiapkan karena kita fokusnya ke "nanti lahiran gimana ya? sakit ga?" atau "aduh pasti seneng banget nanti baby udah lahir, gemes". Tapi saat itu saya lupa kalau mental saya harus siap, fisik harus sehat dan support system harus kuat.

Sampai, pada minggu ke-tiga setelah melahirkan emosi saya gak stabil. Saya merasa cepet bgt emosian, insecure takut gabisa ngurus bayi dan kesel liat bayi saya kalau tengah malem nangis minta nyusu sedangkan saya capek dan kudu nyusuin terus plus badan remuk sekali ngurus newborn. Tadinya saya gak sadar, kalau itu tanda-tanda baby blues dan kalau dibiarin itu bisa post partum depression.

Nah, luckily suami saya sadar kalau saya terlihat stress dan mengeluh terus. Lalu, suami cerita ke mama mertua saya dan mama mertua kasih saya solusi.

Coba kasi empeng
IH GAK BOLEH TAU PAKE EMPENG? kata netizen ig ketika lihat bayi saya foto saat mengempeng. Duh! mama mertua saya tau persis kondisi saya saat itu stress karena rubina maunya ngempeng terus, kalau semalaman ngempeng di payudara saya nanti saya gak bobo dong? kurang istirahat huhu capek bgt. Keputusan kasih empeng ternyata ngebantu bgt, saya jadi bisa tidur dan tiap dua jam bangun buat nyusuin itu udah alhamdulillah bgt.
Apa rubina masih pake empeng skrg? enggak kok cuma 3 bulanan aja lepas sendiri, ganti teether saat itu.

Full pake diapers
Awal-awal lahiran Rubina kita pakein popok kain dulu, ealah ternyata itu bikin lelah bgt ya sis kalau malem. Setiap satu jam kebangun hiks, sejam pipis terus sejam kemudian pup dan sejam kemudian nyusu gitu aja sampe pagi. Stress? iyalah susah tidur keganggu mulu mana saat itu LDM sama suami. Akhirnya, hari ke-17 Rubina lahir kita putusin buat pake diapers ajaaaa dan ini sangat membantu menjaga kewarasan saya.

Setelah tidur aman, saya masih merasa guilty dan gak "happy" punya bayi padahal lucu bgt kata orang-oranga. Ya, namanya baby blues ya pikiran macem-macem akhirnya saya melakukan ini:

Cerita apapun ke Suami

Emanglah kudu wajib punya partner yang sedia dengerin cerita kita apapun, walau gak bantu misalnya tapi setidaknya perasaan kita tumpah ruah semuanya dan lebih bagus lagi kalau ngasih solusi. Saya ceritain kegelisahan atau apapun itu saat baby blues itu ke suami hehe maaf ya pak suami kalau saya kadang ngomel-ngomel gak jelas waktu itu. Thank you udah jadi good listener juga dan sangat membantu. 

Aktif chat di grup yg supportive atau kontak temen yg supportive

Masih belum lega? cerita sama temen yang udah punya anak tapi yang supportive ya bukan yang judgy dan nyinyirin kita di belakang. Tanya-tanya lah atau minta tips and trick cara ngatasin baby blues atau apapun tentang ibu anak yang pengen kamu tanyain saat itu. Lebih seneng lagi kalau dikunjungin sama mereka sih, jadi kita bisa cerita langsung. 

Cari kegiatan atau tontonan saat bayi tidur

Saat bayi tidur, kan awal-awal tuh biasanya new born sering bobo ya. Nah, kita bisa tuh ikut bobo kalau capek atau cari hiburan kayak nonton series, YT dll. Pokoknya dibawa rileks ajalah, kerjaan rumah gimana? ya kalau mau dikerjain ya kerjain kalau gak mau panggil jasa cleaning aja udah. Gak usah kerjaan rumah dibawa stress, kita butuh waras dulu bund. 

Makan, makanan kesukaan

Ibu menyusui dan baru lahiran, gausah diet dulu lah ya...makan makanan yang kita suka dan bikin happy. Cuss buka aplikasi delivery online, pesen apapun yang lagi pengen kamu makan. Serius, perut kenyang dan hati bahagia itu jadi asi booster paling edan madendanglah pokoknya trust me!

ME TIME

Last but not least, kalau bisa dititipin baby ke neneknya atau ke bapanya. Mintalah sesekali me time. Terserah, kalian mau nyalon, ngemall atau sekedar berendam di bathtub tanpa diganggu siapapun. Take your time, jadi ibu baru dan ngurus newborn itu capek. Jelas, mom deserves me time once in a while. 

Review Clinique Take the Day Off Cleansing Balm

Hallo Girls...



Seperti di postingan review brush Sigma kemarin, saya pakai foto yang udah diambil dari tahun 2018 dan baru review Clinique Take the Day Off Cleansing Balm hari ini pas produknya sudah benar-benar mau habis hehe. Bukan apa-apa sih, saya lupa kalau udah punya stok ini dari dua tahun lalu untuk review, ok kita langsung aja review gimana kesan saya terhadap cleansing balm high end yang hits sejak dulu.

Klaim: 

 What It Does

Lightweight makeup remover quickly dissolves tenacious eye and face makeups, sunscreens. Transforms from a solid balm into a silky oil upon application. Cleans thoroughly, rinses off completely. Gently helps remove the stress of pollution so skin looks younger, longer. Non-greasy. Non-drying.

How To Use

Use fingertips to massage balm over dry skin.
Rinse well with warm water. Pat dry.


What else is this product free of?
Synthetic colors, gluten, denatured alcohol, SLS, SLES, talc. It’s also vegan.

Ingredients:
 Ethylhexyl Palmitate, Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Sorbeth-30 Tetraoleate, Polyethylene, Peg-5 Glyceryl Triisostearate, Water\Aqua\Eau, Tocopherol, Phenoxyethanol <ILN30654>

Clinique Take the Day Off Cleansing Balm ini salah satu produk Clinique yang paling best seller dan disukai oleh para beauty entusiast, tentu aja karena formulanya yang ok buat angkat sisa makeup dan kotoran di wajah plus efeknya yang beda dari cleansing balm lain. That's why, saya juga tertarik buat coba Clinique Take the Day Off Cleansing Balm sebagus apa sih sampe orang segitu sukanya sama produk ini? padahal kan banyak juga brand high end lain yang punya cleansing balm? 



Kemasan: 

Clinique Take the Day Off Cleansing Balm hadir dengan kemasan jar bulat yang besar, kebetulan saya beli yang full size isi 125ml. Gede banget dan ini lama habisnya hehe kemasan jar nya warna ungu transparan dan tutup silver yang kokoh. Sayang, kita gak dapet spatula buat colek produknya jadi ya pake tangan atau kalau punya ya spatula sendiri gitu guys...mandirilah ya haha. 




Tekstur, warna dan aroma:

Teksturnya balm yang silky banget, yes lembut banget dan nanti akan melting jadi oil yang ringan dan gak greasy. Warnanya putih bersih kayak warna whipped cream gitu deh, gak ada aroma chemical atau wewangian ya netral aja sih. Which is good, gak gengges pas pake karena aroma hehe soalnya saya kurang suka cleanser yang beraroma. 

Perfomance:

Saya biasanya pakai Clinique Take the Day Off Cleansing Balm sebagai first cleanser di malam hari, cukup ambil sedikit saja di usapkan kedua telapak tangan agar meleleh dulu jadi minyak baru saya massage ke wajah dengan perlahan. Setelah itu saya bilas dengan air hangat dan nanti akan emulsify si cleansing balm nya ini warna putih begitu dibilas dengan air. 


PS: Demo pemakaian atau before-after bakal saya upload menyusul ya foto atau videonya.

Hasil:

Saya suka dengan hasil Clinique Take the Day Off Cleansing Balm ini, berasa banget mudah ngapus makeup....luntur semuaaaaa even mascara waterproof dengan gampangnya. 

Ya, beneran definisi effortless bersihin makeup atau sisa skincare pake Clinique Take the Day Off Cleansing Balm mah. Beneran puas, cuma butuh sedikit aja buat bersihin seluruh wajah. Rasanya juga di wajah gak greasy, gak berat dan setelah dibilas wajah gak berasa kering malah ada efek nourishing sih menurut saya. 

Kesimpulan:

Worth it to try and i highly recommended, buat yang suka makeup full tiap hari atau yang pengen coba cleansing balm high end bisa lirik Clinique Take the Day Off Cleansing Balm. Ya, emang sih harganya mahal ya tapi isinya banyak banget booo 125ml awet pula dipakenya cuma secuil aja buat bersihin seluruh wajah. Selain itu, saya juga saya suka dengan formula dan komposisinya yang bagus buat kulit. Alhamdulillah saya cocok dan gak ada reaksi jelek selama pakai Clinique Take the Day Off Cleansing Balm 

Where to buy: Sephora atau e-commerce, Clinique counter dan olshop
Harga: Rp550,000 for full size

Thank you for reading
XOXO
Reiny
Sunday, 25 October 2020

Diet ala Ria Ricis Masih Bisa Makan Mie Instan?

 Hallo Girls...





Siapa sih yang gak tahu Ria Ricis? Yes, aktris sekaligus youtuber populer Indonesia dengan subscriber puluhan juta. Sebenernya saya gak gitu ngikutin Ria Ricis tapi sering sekali mendengar beritanya, menurut saya dia tuh youtuber yang konsisten banget sih di tengah youtuber senior meninggalkan atau jarang upload setelah memiliki subscriber banyak tapi dia malah makin aktif dan kontennya semakin beragam. Gak heran ya timnya Ricis ini makin banyak, secara syutingnya udah kayak acara tv hehe.

Di salah satu video terbarunya Ria Ricis, dia berencana memberikan surprise untuk temannya yang ulang tahun. Saat persiapan surprise untuk Dery temannya, Ricis melihat sahabatnya lagi pada ngemil. Inisiatif Ricis langsung menawarkan mie sehat Lemonilo kepada sahabat-sahabatnya, dia pun mengaku saat ini sedang diet tapi tetep bisa makan mie instant Lemonilo. 

“Akhir-akhir ini, selama aku diet, aku suka makan mie ini (mie Lemonilo). Aku nggak pernah makan mie lainnya,” Ya, no wonder sih emang mie Lemonilo gak bikin guilty saaat diet karena no msg, no pengawet dan gak di goreng prosesnya. Menurut Ricis buat hidup yang lebih baik, wajib untuk memilih bahan makanan tanpa bahan pengawet. Di video juga terlihat Ricis segera memasak mie goreng Lemonilo yang ia sebut sebagai makanan favoritnya.

Oh iya Ricis juga gak lupa ngucapin selamat ulang tahun untuk Lemonilo, di momen spesial itu teryata Lemonilo membuat giveaway dengan total hadiah puluhan juta lho! Hadiah tersebut adalah 1 sepeda Brompton, 4 iPhone 11, 40 Smartphone, 4 sepeda anak, 4 cooking set greenpan, 40 kompor Quantum, 440 voucher belanja, dan belasan juta uang tunai. Gila, menarik banget kan hadiahnya? gak sabar buat ikutaaaan deh. 

Giveaway ini berlaku pada periode 1–31 Oktober 2020. Untuk informasi lebih detail mengenai cara-cara mudah ikut giveaway Lemonilo, langsung saja kunjungi akun Instagram Lemonilo ya guys. 

Setelah makan mie Lemonilo dengan sahabat-sahabatnya, Ria Ricis lanjut untuk mempersiapkan surprise ulang tahun temannya (Derry) yang ternyata datang tidak sesuai rencana dan surprisenya gagal. 


Thursday, 22 October 2020

Review Dr.Hsieh Skincare di Kulit berminyak dan berjerawat

 Hallo Girls...




Sejak awal diterapkan PSBB di Jakarta bulan maret lalu, kulit saya malah ngadat breakout gak kelar-kelar sampe sekarang. Mungkin beberapa faktor seperti stress, skip skincare an dan udara yang kurang bagus bikin kulit saya bermasalah. Area kulit yang breakout pun selalu di bagian jawline a.k.a rahang yang sering tertutup masker, tadinya saya mengira ini maskne tapi saya lebih banyak di rumah dan jarang sekali keluar rumah untuk ambil paket atau sekadar ke minimarket. Jadi, saya sih lebih berasumsi ini breakout karena kulit saya sedang tidak seimbang dan belum nemu skincare yang tepat. 

Sampai awal oktober kemarin saya nyobain skincare Taiwan yang sudah dapat label halal yaitu Dr.Hsieh. Saya kira ini tuh baru masuk Indonesia, ternyata enggak juga ya pas saya cek banyak yang sudah review dan makin mantap buat coba hehe. Saya coba 3 produknya Dr.Hsieh yang sesuai dengan kebutuhan kulit saya yakni: beruntusan, kulit berminyak dan berjerawat. Setelah saya coba dua mingguan ini dan sudah mau hampir habis produknya, saya mantep buat review ke kalian hasilnya dan efeknya di kulit saya gimana. 

10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid

Harga: Rp297,000

Klaim:

Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid atau First Essence, berfungsi mengembalikan kondisi kulit Anda ke normal dan mencerahkan kulit wajah, terutama wajah berminyak berjerawat. Bahan alami yang unik, seperti Silybum marianum dan gooseberry India dapat meningkatkan metabolisme sel kulit, dan Centella asiatica yang dapat membantu mengurangi stimulus dari AHA.

Kemasan Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid ini imut banget, karena isinya memang hanya 15ml. Dikemas dengan botol warna hijau gelap dari glass dilengkapi dengan pipet untuk mengambil produknya, untuk menjaga kualitas produk agar tetap higienis.



Tekstur Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid agak kental, bening dan aromanya chemical yang tidak terlalu strong. Essencenya cepat menyerap ke kulit dan tidak meninggalkan rasa berat atau berminyak setelah pemakaian. 

Biasanya saya pake Essence Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid setelah membersihkan wajah dengan facial wash, lalu dilanjutkan dengan rangkaian skincare rutin seperti hydrating toner, serum dan moisturizer. Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid bisa digunakan siang atau malam ya, kalau siang jangan lupa dipake dan re-apply sunscreen.

Performa Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid cukup signifikan dikulit saya, berfungsi sebagai exfoliator yang membersihkan pori-pori, mengontrol minyak dan juga mengurangi beruntusan. Sensasi awal saat pemakaian itu agak anget dan tingling di area yang beruntusan atau ada jerawatnya. 

Saya ngerasa setelah pake Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid hasilnya beruntusan di area jawline jauh berkurang, tapi kulit gak kering dan komedo di area dagu sama hidung yang biasanya panen itu haluuuus banget. Kulit juga terlihat cerah dan kenyal, karena minyak nya lebih seimbang glowing alami gitu sungguh luv!

Recommended! formulanya gentle dengan asam mandelat, tanpa pewarna dan tanpa alkohol. Bisa dipake buat yang punya kulit sensitif juga, memperbaiki skin barrier, ngontrol minyak dan pori-pori terlihat lebih bersih. 

30% Mandelic Acid Anti-Acne Gel
Harga: Rp445,000

Move ke produk kedua yang gak kalah bagus, kalau 30% Mandelic Acid Anti-Acne Gel ini cucok banget guys buat ngatasin jerawat. Bagi cewek-cewek yang suka dapet jerawat PMS yang merah dan gede itu, wajib cobain ini deh. 

Klaim: 

Dapat mengempeskan jerawat dan mencegah tumbuh kembali. Perawatan yang dilakukan dari dalam pori-pori menuju ke akar jerawat, memperbaiki kondisi kulit dan mencegah jerawat kembali. Membantu regenerasi kulit, mengandung asam mandelat yang gentle, membersihka jerawat dan tanpa alkohol juga tanpa pewarna.

Kemasannya bentuk tube yang simple dan ukurannya juga mini berisi 20ml, ujungnya runcing sehingga keluar produk sedikit gak bakal kebanyakan. Karena kita juga butuhnya buat totol-totol di area jerawat kan?
Teksturnya gel bening, ada soothing sensation saat diaplikasikan ke kulit dan agak anget kalau di area berjerawat beberapa saat. Aromanya chemical banget tapi gak ganggu dan cepet ilang kok. 

Performa acne gel ini cukup impresif sih, saya pake malem di area yang jerawat merah gede besok paginya langsung kempes walau gak instan ilang ya. Tapi, jerawatnya gak meradang, gak sakit dan kalau dipake rutin itu bisa ilang tinggal bekasnya aja merah dan ada kelupas kulit biasanya itu wajar sih gak bikin area lain kering kok. 
Pas Acne Gel nya ditotol ke jerawat, berasa kayak agak-agak anget minty gitu lho. Gak ada perih atau panas, nyaman aja dipakenya. Seneng sih acne gel nya gerak cepet banget, efektif buat nyembuhin jerawat merah gede yang lagi meradang dan gak perlu dipencet terus gak tumbuh lagi jerawatnya. Must have item banget! 

Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel

Produk Dr.Hsieh terakhir yang saya coba yaitu moisturizenya, saya pakai dua minggu lebih pagi dan malam sampai produknya hampir abis, luckily saya cocok sama moisturizernya. 

Harga: Rp260,000


Klaim

Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel, merupakan gel pelembap wajah yang dapat mengaktivasi sel-sel kulit, sehingga tampak lebih segar ceria, melembapkan dan anti penuaan, serta tidak lengket. Hydrating Gel ini mampu mencegah penuaan dengan menembus ke dalam kulit secara efektif, sehingga memberikan kesegaran untuk kulit Anda. Ekstrak strawberry dan essence bunga mawarnya menjadikan kulit bening, cerah, putih, lembut dan lembap

Hadir dengan kemasan jar kokoh dari kaca yang tebel dengan ukuran mini berisi 15ml, Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel ini travel friendly bgt kemasannya dan aman. 

Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel memiliki tekstur gel, warna putih dan aromanya yang refreshing. Selain untuk melembapkan kulit, Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel juga ada anti-aging dan mencerahkan plus di formulasikan buat kulit berminyak, sensitif atau yang tinggal di daerah tropis. 

Dari awal pakai Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel saya udah suka sih, karena tekstur gel nya yang cepat menyerap dan gak lengket sama sekali. Ringan dan nyaman, ngunci skincare dan lembapnya cukup di kulit saya yang berminyak. 

Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel hasilnya di kulit saya cukup menghidrasi, seharian pake ini kulit terasa lembap dan gak ada greasy atau berminyak sama sekali ga ada. Selain itu yang saya suka, gak menyumbat pori, sehingga komedo tumbuh lebih lambat dari biasanya dan ph kulit lebih seimbang. Terbukti saat saya pakai makeup hasilnya lebih nempel dan terlihat glowing alami yang kalau di pegang kulitnya gak minyakan. 

Menurut saya Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel jadi idaman pelembap para pemilik kulit berminyak, karena nyaman dan non comedogenic. 










Foto di atas bukti before-after saya memakai tiga produk Dr.Hsieh, bisa terlihat kan progressnya? 
- Beruntusan berkurang
- Warna kulit lebih rata
- Jerawat kempes
- Kulit lebih sehat dan glowing 

Buat temen-temen yang ingin mencoba produk Dr.Hsieh tapi bingung paka yang mana dulu atau lagi ada keluhan kulit, bisa konsultasi gratis via DM IG/FB/WA nya.

Where to buy? 

via IG/FB/WA dr.Hsieh.id Official, Reseller Official atau www.drhsieh-id.com

Thank you for reading



Saturday, 17 October 2020

Sigma Finished Brush Set

Hallo Girls...

Duh ini tuh draft fotonya sudah ada dari April 2019 hehe tapi saya baru sempet dan inget naikin sekarang. Saya masih excited banget walau udah ketunda lama banget draftnya, karena ini salah satu brush set saya paling mahal dan paling bagus performanya.Yes, Sigma Brush terkenal banget di kalangan beauty enthusiast sejak beberapa tahun lalu dan brand ini masuk ke jajaran high end. Wajar dong ya kalau saya ngidam ini brush dari baheula dan begitu kesampean, OH MAAAN THIS IS WORTH TO TRY! nih saya kasih tau aja ya kenapa brush ini wajib dimiliki at least satu biji ajaaa.


Inget banget waktu akhir 2018 lalu, brush nya Sigma diskon black friday dan saya memutuskan buat ikut pre-order Sigma Finished Brush Set. Sigma Finished Brush Set berisi 3 brush utama untuk wajah yaitu:
F80 FLAT KABUKI BRUSH
F40 LARGE ANGLED CONTOUR BRUSH
F79 CONCEALER FLAT KABUKI BRUSH

Ketiganya punya fungsi yang berbeda untuk menunjang keberhasilan makeup wajah kita gitu guys, berikut ini saya bahas satu-satu ya. 

Sigma Finished Brush Set dikemas dengan box depannya mica transparan, sehingga kita bisa liat produknya langsung dan dibalut karton hitam yang matte dan elegan. Tadinya juga ada pita warna emas, yang bikin kemasannya makin mewah tapi ya dia gak dateng pake box besi atau cup brush gitu. Sigma Finished Brush Set ini cocoknya buat gift set gitu sih emang, cucok ya kalau buat kado hehe.

Sigma F80 FLAT KABUKI BRUSH




F80 FLAT KABUKI BRUSH merupakan salah satu best seller dan paling di rekomendasikan oleh beauty influencer di luar negeri maupun di Indonesia, kenapa sih? spesial banget? definitely yes! Permukaan brushnya flat, cutting brushnya rata semuanya sama dan bristlenya lembut terus padet banget padahal ini tuh sintetik lho. F80 FLAT KABUKI BRUSH dipakai buat aplikasiin base sepertu foundation atau bb cream, gagang brushnya kokoh dan sleek material kayu dengan finish hitam glossy yang elegan dan seksi. Bagian leher brushnya yang dari metal itu juga kuat dan lem nya kuat banget, basically ketiga brush yang saya punya ini semua materialnya bagus, kuat dan gak berubah bentuknya setelah berpuluh-puluh kali di cuci. 

Back to F80 FLAT KABUKI BRUSH nyaman dipakai saat blending foundation, memberikan hasil full coverage, rapih dan haluuuuus. Selain itu pakenya juga gampang banget tinggal dab-dab aja, sungguh effortless! Punya budget lebih buat brush? ayo cobain F80 FLAT KABUKI BRUSH gak bakal nyesel serius kerasa bgt bedanya pake brush mahal muehehe. 


F40 LARGE ANGLED CONTOUR BRUSH

Ok, brush kedua ini F40 LARGE ANGLED CONTOUR BRUSH bisa dipakai buat konturing agar wajah lebh presisi atau pakai blush on agar wajah merona dan manis. Bristle nya gak padet kayak flat kabuki, tapi bulunya lebih halus dan ringan jadi bisa take out the product dengan tepat gak banyak fallout ataupun banyak produk nempel di brushnya. Jadi, cukup ambil produk kontur atau blushnya itu cukup buat tap-tap tipis and blended nicely. Cuttingannya gak rata ya, bisa diliat dari ujungnya pendek ke panjang bulu-bulunya buat ngikutin sapuan wajah yang kita mau untuk bagian kontur ataupun blush. 


F79 CONCEALER FLAT KABUKI BRUSH




Jujur nih jujuuuur yah...saya agak bingung sama brush terakhi ini F79 CONCEALER FLAT KABUKI BRUSH, you see namanya concealer brush kan? tapi menurut saya kegedean banget itu buat blend concealer hehe apa saya yang kudet ya? biasanya saya pake brush sedeng atau kecil sik buat apply concealer di area manapun  pada wajah. F79 CONCEALER FLAT KABUKI BRUSH bentuknya round dengan cutting yang panjang pendek, bristlenya cukup padet tapi masih lebih padet si flat kabuki brush F80 ya. Bulu nya halus lembut dan agak padet pas dipake, saya biasanya pake F79 CONCEALER FLAT KABUKI BRUSH ini buat set bedak setelah selesai makeup full atau buat touch up atau ya kadang pake buat apply buat blush nyebrang ala Dian Sastro itu guys. 


Conclusion:

I highly recommended once in a blue moon you spend a budget on a high quality brush! saya sudah pake brush ini hampir dua tahun dan belum pernah rontok sama sekali, lem gagangnya aja gak copot masih kokoh banget begitupun dengan cat di gagang kayunya itu masih glossy seperti baru. Kualitas bulu brushnya? sama aja kayak awal-awal pake padahal udah sering banget dicuci, pun bentuk bulunya gak berubah setelah dicuci. 
Nyaman saat dipake gak nusuk-nusuk dan bikin makeup lebih cepet rapih karena ngeblendnya gampang plus hasilnya mulus, ya kalau mau invest brush yang durable wajib cobain merk ini sih. Kekurangannya? hehe ya itu sih paling harganya aja yang bikin meringis dompet, tapi serius saya gak nyesel sih beli brush set ini such a really good investment for my work.


Bakal beli lagi? IYA! mau banget coba ragam brush Sigma lainnya.


Harga: Rp 800-1jt an/set 
Where to buy: Sigma web, e-commerce or olshop.


Thank you for reading
XOXO
Reiny



Thursday, 1 October 2020

Jullai super 12 bounce thin oil review

 

TIM SKIP CARE HARUS PUNYA INI! buat kamu yang males berlayer-layer skincare tapi kulit tetep sehat, coba deh lirik brand Jullai asal Korea Selatan ini. Kenapa? brand ini sangat unik dan menarik, karena proses pembuatannya dengan cold brewed sehingga hasil skincare nya bagus banget. Salah satu yang bikin aku tertarik ini face oil nya Jullai, karena klaimnya thin oil dan mengandung 12 super food di dalamnya seperti: algae, chia extract, sea buckthorn oil and other fruits, veggies and grains. Olive Oil, Lemon Oil, Palmarosa Oil, Apple Seed Oil, Peach Kernel Oil, Hydrogenated Vegetable Oil, Andiroba Oil, Acai Oil, Sea Buckthorn Oil and Squalane.


Ditambah lagi, face oil ini multitasking lho bisa sebagai primer sebelum makeup, moisturizer, serum atau sebagai pengganti krim mata. Aku sendiri udah pake super 12 bounce thin oil sampai habis, berikut reviewnya:








- Kemasannya botol kaca yang kokoh, lengkap dengan pipetnya yang unik biar produk gak tumpah kalau gak kita pencet atasnya.

- Teksturnya liquidy dan ringan bgt, beneran sesuai klaimnya thin oil. Sebelumnya aku belum nemu sih face oil ringan banget gini, gak lengket sama sekali dan cepet nyerep tanpa ninggalin greasy di wajah.

- Gak ada aromanya sama sekali dan bening.

- Aku pakai ini pernah sbg primer, bagus bgt! makeup lebih nempel, kulit keliatan healthy glowing, mulus dan cakey tuh makeupnya.

- Biasanya utk skincare aku cuma pake malem setelah moisturizer, enak sih ringan cepet nyerep. Kalemin jerawat, kulit lebih moist, glowing dan bouncy. Terus juga ngurangin bruntusan, gak nyumbat pori. Kalau lagi ada redness pake ini cepet gone.

- Buat penganut skip care males club! bisa banget pake ini doang setelah cuci muka atau abis make toner. Udah kelar...

- One of the best oil i ever had! gak sabar buat coba produk Jullai lain rangkain super 12 nya ini. Kekurangannya? belum banyak yg jual dan harganya heheheheh mehong beb but worth every penny!

Tuesday, 22 September 2020

My Happiness

 Happines is...


Apa sih definisi bahagia itu? menurut saya ya bahagia itu tergantung kitanya sih, mau merasakan bahagia saat ngapain, dengan siapa dan apa yang membuat bahagia.

Saat ini bahagiaku adalah...

Mau berusaha mencintai diri sendiri dengan atur gaya hidup yang lebih baik

Spend more time with my family

Melihat anak tumbuh sehat dan aktif

Bisa mengerjakan hobby didukung oleh my life partner

I have my own space for me time!

Masih banyak lagi, the key is...bersyukur dari hal

kecil sampai hal terbesar setiap harinya. Apakah bahagia itu sepanjang waktu? ya enggak juga...ada kalanya sedih, kecewa, marah, menyesal and that's normal. Happines is me, Happines is you!

Monday, 21 September 2020

The Power of Music

 Honestly, saya bukan orang yang anaknya musik banget but i need music for sure.

Ngomongin tentang musik itu luas banget kayaknya ya, tapi gimana dengan the power of music? at least for myself musik itu emang punya power tersendiri buat kehidupan kita. Bayangin kalau gak ada musik? hampa banget kali ya dunia. Aliran musik yang saya suka tuh random sih, kadang pop, jazz, atau apapun yang penting saya nyaman dengernya hahaha dangdut sama lagu indiapun somehow saya suka kok. Saya butuh kekuatan musik pada saat:

- Menulis

Jadi inget jaman gadis dulu, cieelah...saya suka banget nongkrong berjam-jam di J.co atau Dunkin Donuts. Ngapain? buat me time hehe nulis sambil dengerin musik uuuuh syahdu banget. Rasanya ide tuh mengalir dan nyaman saat menulis apalagi kalau playlistnya itu lagu favorit semua. 

- Buat video makeup

Yes, di era sosial media yang makin seru...selain nulis saya juga jadi belajar buat video walaupun saya belum bisa ngedit keren ala content creator sih, musik bisa bikin video-video makeup saya lebih  berwarna. Teruuuus, sekarang lagi musim lypsinc ya...pengen banget bisa kayak gitu dengan lagu-lagu favorit saya. Semoga bisaaaa

- Dandan sebelum bepergian

Nah, biasanya ritual dandan saya jadi lebih lama karena sambil nyanyi-nyanyi gak jelas hahaha tapi saya jadi enjoy dandan berasa gak diburu-buru terus mood jadi bagus aja. 

- Galau

Hahahaha musik udah nemenin dari orok ye kan, apalagi pas jaman puber lol. Inget banget dulu suka dengerin lagu peterpan sama ungu pas ngehits di jamannya, terus sheila on 7 juga menemani saya lewatin masa remaja sampe sekarang dah jadi emak-emak. Dulu, kode-kode ke gebetan kan lewat lagu galau bukan dari status ig story. 

- Saat menikmati perjalanan

Paling seneng kalau di jalan mau kemanapun sambil dengerin musik, terus ngelamun ya kan liat pemandangan apa tidak syahdu? berasa ditemenin aja gitu dengan iringan lagu-lagu yang cocok buat diperjalanan sambil nyanyi-nyayi menikmati setiap kilometer perjalanan...khususnya perjalanan jauh yang melewati pemandangan alam. Kangen banget kek gitu, hopefully soon bisa cepet liburan lagi dengan aman tentunya. 



My Bestfriend

     Talk about besties, saya gak begitu punya banyak teman dan sahabat. Dari jaman sekolah pun saya bukan tipe yang berteman dengan siapa aja, dulu sih bukan karena picky tapi ya gak gampang beradaptasi dan haha hihi sama orang aja. Saya gak eksis di sekolah, ya murid biasa bener-bener biasa aja gitu. Sahabat yang saya punya itu bisa dihitung jari banget, apalagi pas beranjak dewasa saya sangat picky cari teman atau sahabat yang emang saling menerima dan support satu sama lain. Bukannya di belakang malah jadi bu tedjo tapi di depan act like besties, ew big no no!.

Saya punya sahabat 5 orang sejak kelas satu sma, gak tau ya kita cocok aja dan gimana awal mulanya aja saya gak inget. Pokoknya kita suka main bareng aja saat itu dan kebawa sampai saat ini, keluarga kami juga sangat kenal satu sama lain dan saat saya dan sahabat-sahabat saya menikah semuanya hadir jadi braidmaids. Mereka tau tentang hidup saya, begitupun sebaliknya dan sekarang kita memang jarang komunikasi di grup tapi sekalinya ketemu beeeeuh a-z bisa dibahas. 

Ada satu lagi sahabat saya semasa kuliah, Rita namanya. Sampai sekarang kami masih bersahabat dan kadang bertukar kabar tapi kami jarang ketemu karena beda kota. Mungkin dua tahun sekali kami bertemu, kalau saya lagi berkunjung ke Bandung saya selalu sempatkan ketemu sama dia. Kalau Rita pas kuliah tuh sahabat yang care, baik dan asyik buat discuss soal kuliah. Orangnya juga lurus, i mean gak nakal gitu lho. Tapi, dia seneng kalau aku ajak jalan ke mall atau ke tempat makan. Luckily, suaminya dia baik masih suka ngijinin kami jalan sehabis pulang kuliah. Mudah-mudahan setelah pandemi, aku bisa ngunjungin Rita ke Bandung dan nengokin bayinya yang kedua.


Setelah kuliah, di dunia kerja ataupun blogger saya belum sih nemu sahabat lagi...kalau temen deket ada beberapa. Karena gak gampang kan ya kita build trust dan melabeli seseorang itu sahabat, kadang kita nya nganggep sahabat eh temannya anggep temen aja hahaha jadi ya gak segampang itu kalau udah dewasa. Tapi, gak harus selalu jadi sahabat kan buat bersosialisasi dan bertukar pikiran? as long as we support each other, help each other and gak julid each other it's enough i guess. 


Sunday, 20 September 2020

My Favorite Movie

Kalau ditanya favorit movie, agak susah sebenernya buat saya jawab...bukan, bukan karena saya gak suka nonton. Tapi saya nih pelupa kalau urusan nonton film, mau yang bagus sekalipun. Terakhir saya nonton ke bioskop itu tahun 2018 akhir, pas hamil 9 bulan hahaha dan Januari 2019 saya lahiran. Sejak punya Rubina, saya belum menginjakan kaki lagi ke bioskop apalagi pandemi gini ya gatau deh bakal kapan ke bioskop lagi. 

Ok, di sini saya akan cerita beberapa film yang saya inget aja dan berkesan bagi saya. Jujur, pelupa banget soal film saya tuh hahahha oh my bad!. Berikut my 5 favorite movies:


1. Bohemian Rapshody

2. Black Panther

3. Cek Toko Sebelah

4. Mission Impossible

5. Coco 


Saya gak nulis masing2 jalan ceritanya ya, udah banyak juga yang nulis dan buat sinopsisnya. 5 film di atas itu membekas dan lesson learned nya "dapet" banget aja menurut saya. 

Ulang Tahun Rafathar, Tumbuh Jadi Anak yang Sehat Harapan Mama Gigi

 Hallo...



Inget banget betapa hebohnya dulu pernikahan pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina pada tahun 2014, disiarkan langsung sebuah stasiun TV. Netizen banyak sekali yang suka dengan pasangan selebriti ini, terlebih Gigi sosok yang terlihat gak neko-neko. Gak lama mereka dikaruniai anak laki-laki yang bernama Rafathar, dari sejak dalam kandungan Rafathar sudah terbiasa hidup bergelimang harta dan kasih sayang dari keluarga dan rekan-rekan Raffi-Gigi. Gak heran, kalau banyak netizen di dunia maya sering membuat meme berandai-andai jadi Rafathar.

Baru-baru ini Channel Youtube Rans Entertainment, mengunggah video Unboxing kado ulang tahun Rafathar yang ke-5. Saya pun kepo dong sebagai netizen haha apa aja sih kado yang didapetin Rafathar dan berakhir nonton vlognya. Ya, seperti orang tua millenial pada umumnya...Gigi dan Raffi memberikan surprise tengah malam untuk Rafathar di tengah kesibukan pekerjaan mereka.

Ada bagian menarik menurut saya, pas mereka lagi rebutan makan mie goreng Lemonilo hahaha. Di sana keliatan banget Rafathar minta terus minta mie goreng Lemonilo yang mau Raffi makan, Gigi juga terlihat gak khawatir Rafathar makan mie instant malah makin seru mereka menikmati mie goreng Lemonilo sambil rebutan. Di situ Gigi menjelaskan kalau mie goreng Lemonilo “Mie Lemonilo ini tanpa proses penggorengan. Jadi, ini dipanggang sehingga rendah lemak dan rendah kalori. Pastinya sehat,” Raffi pun ikut menambahkan kalau  mie Lemonilo yang biasa ia santap ini tidak mengandung bahan pengawet sehingga tidak membuat perut terasa begah. 

Sebagai orang tua, Gigi berharap Rafathar tumbuh menjadi anak yang sehat. Salah satunya dimulai dari mie sehat dari Lemonilo. Setelah seru makan mie goreng Lemonilo, Rafathar dan mama Gigi lanjut unboxing kado-kado ulang tahun yang banyak banget! terlihat raut wajah Rafathar yang seneng banget dapet kado yang kebanyakan isinya mainan-mainan karakter favoritnya plus gak sedikit juga kado-kado mewah sekelas Gucci dari teman-teman Raffi dan Gigi yang sayang banget sama Rafathar.

Setelah selesai membuka semua kado Rafathar dan Gigi mengucapkan terima kasih, karena banyak yang sayang sekali kepada Rafathar. 

Oiya guys, mau nonton video tentang gaya hidup sehat yang seru dan asik, cek channel Youtube Lemonilo deh di sini.

Kalau mau beli produknya atau kepo ada apa aja sih makanan sehatnya selain mie goreng instant yang hits itu? cek aja  lemonilo.com atau download aplikasinya di di sini. Jangan sampai ketinggalan promo menariknya ya!