[Preparing Wedding Part II] Rekomendasi Mencari Cincin Nikah dan Maskawin

21:02:00 Reiny Andiani Hadikusuma 0 Comments

Hallo Girls...





Kita lanjut ya  cerita persiapan nikahnya hehe kalau kemarin saya cerita tentang pilih gedung, yang akhirnya fix booking akad dan resepsi  di Masjid Andalusia Sentul, Bogor dan memakai jasa AMIGOS WEDDING ORGANIZER.

Nah, yang di handle oleh WO ini kami ambil paket utk 300 undangan saja. Satu paket itu diantaranya: 


- Urusan Booking Gedung
- Catering
- Baju akad dan Resepsi
-MUA 
-Photographer dan Videographer pas Hari H
- Pre-Wedding (sewa tempat, sewa baju dan konsumsi not included)
- Undangan Cetak 


Jadi, kita tinggal urus KUA, maskawin, seserahan, seragam keluarga dan Souvenir. 

Setelah ttd MoU dengan WO, kita mulai jalan di sekitar awal oktober. Tentu yang pertama diurusin itu ke KUA ya. Apalagi saya posisinya bukan domisili Bogor, jadi saya harus urus di Sukabumi untuk minta surat numpang nikah. Cukup 1 hari untuk urus KUA di Sukabumi tapi banyak dramanya sumpah! Nanti deh saya compile aja ceritanya dengan drama lain ya, pokoknya awal oktober itu urusan KUA udah kelar. 




Beralih ke topic utama yaitu cari cincin dan maskawin, saya cari-cari referensi here and there via browsing yang keluar itu beberapa Toko emas berikut ini:

Toko emas Kaliem Blok M



Setiap saya browsing pasti banyak yang referensiin toko emas Kaliem, karena katanya ini khusus toko emas cincin gitu. Jadi cucoklah ya buat yang lagi cari cincin tunangan ataupun cincin nikah, katanya banyak juga modelnya di sana dan bias custom. Tapi yang bikin saya urung buat berkunjung ke sana karena infonya harga di sana cukup mahal dan modelnya banyak banget pasti bikin saya makin bingung. 


Cikini Gold Center



Kalau tempat ini emang kayak pusatnya toko-toko emas gitu dan banyaaaak banget pilihannya. Awal taun lalu saya sempat survey ke sana pas weekend, banyak toko emasnya tutup kalau weekend. Saya sempet liat-liat juga ke beberapa toko emas yang buka, harga emas putih standar sih sekitar 550rebu. Kalau pake berlian baru kerasa dah mahalnya beda-beda sesuai karat. Di cikini ini saya rekomen buat dating weekdays, biar bias ikut lihat2 ke toko emas yang terkenal di sana seperti: Toko emas Suki, Kenanga dan Amalia.  Apalagi toko Suki yang katanya selalu ramai pun harganya lebih miring disbanding yang lain. 



Toko Emas dan Berlian International ITC Fatmawati


Karena saya bingung di Cikini banyak banget pilihan dan harus weekdays kalau ke toko emas Suki, jadi saya Tanya temen blogger aja kak Iva Asih yang kebetulan udah kewong juga ye kan. Dia bilang pesen cincin di toko emas langganan mami nya yaitu Toko Emas dan Berlian International ITC di ITC Fatmawati. Tanpa babibu lagi, saya sama Reza langsung survey ke sana buat liat-liat. Begitu sampai sana saya lihat pilihan cincinnya ga begitu banyak, tapi abang nya enak buat diajak diskusi soal model cincin dan detail lainnya. Pertama datang ke sana kami hanya tanya2 harga kalau palladium berapa per gram nya dan emas putih berapa bla bla bla, dua bulan kemudian kami dataaang lagi ke sana bawa desain cincin dan pesan.

masing-masing jari manis kita diukur terlebih dulu dan abangnya langsung kalkulasi kira-kira berapa gram untuk yang cowok dan berapa gram untuk saya. Akhirnya, cincin saya sekitar 5 gram emas putih ditambah berlian kecil dan cincin Reza sekitar 6 gram palladium. Untuk memesan cincin ini, kita wajib dp dulu 25% dari harga total. Sekitar dua mingguan lah cincinnya selesai dan kita ambil ke sana untuk ngelunasin plus bawa cincinnya .

And yessss! cincinnya bagus sesuai yang kita pengen plus dikasih grafir nama kita di dalem cincinnya. Oya, abangnya juga info kalau yg cincin palladium tidak bisa dijual kembali. 



Kelar nih urusan cincin...


Sekarang kita beralih ke maskawin, untuk maskawin ini pakai perangkat shalat dan uang 7.11.800 rupiah karena kita menikah 7-1-18. Perangkat shalatnya beli mukena dan sejadah di pasar mayestik, saya  lupa persis tokonya apa hehe pokoknya saya pilih mukena yang adem dan gak banyak aksen plus sejadahnya harus ada warna pink lol.

Uang yang dijadikan maskawin berupa uang logam yang dihias menjadi masjid gitu, lucu deh. Buat bikinnya mama mertua pakai jasa di rawamangun katanya. Tapi kalau seserahan dan kotak cincin dari Toko bumi jaya keranjang mayestik di Pasar Mayestik. Nanti saya akan bahas dan liatin fotonya di post yang berbeda ya.

Overall, untuk urusan cincin dan maskawin saya puas dengan hasilnya (saya akan update fotonya kalau sudah ada ya) . Nantikan cerita lainnya di Part selanjutnya ya. see you! 










You Might Also Like

0 komentar:

Hallo...Thank you for visiting my Blog. Yuk tinggalin komen hore nya disini, biar kita makin akrab. Jangan pakai link hidup atau iklan ya!