Review Innisfree Super Volcanic Clay Mask

Hallo Girls...

Di tahun 2018 ini saya pengen banget bisa berkomitmen sama blog dengan konten yang bervariasi mengenai masalah beauty, bahkan gemes banget juga pengen rajin buat konten video buat youtube saya yang uploadnya tiga bulan sekali. 

Kalau di liat-liat pembaca saya ini banyak yang nyari skincare buat berjerawat dan kulit berminyak di sini, semoga tahun ini saya bisa lebih rajin lagi sharing skincare yang saya pakai ke temen-temen semua.

Ngomong-ngomong skincare, pasti buat perawatan mingguan kita maskeran ya? Apalagi weekend tuh pas banget buat me time. Gak harus ke salon kok, maskeran di rumah aja udah bikin bahagia. Kalau saya sendiri biasanya gonta-ganti masker yang ada dan Innisfree Super Clay Mask Volcanic Jeju ini salah satunya.


Innisfree Super Clay Mask Volcanic Jeju udah terkenal dari beberapa tahun lalu memang dan saya pakai masker ini dari pertengahan tahun lalu, kira-kira gimana sih performanya masker Innisfree Super Clay Mask Volcanic Jeju sampai jadi favorit dan best seller? Berikut ulasannya menurut saya yang memiliki masalah oily skin, pori besar dan gampang komedo atau jerawatan. 








Kemasan:

Innisfree Super Volcanic Clay Mask, dikemas dengan box berwarna coklat seperti terbuat dari karton yang katanya eco friendly. Then, di bagian belakang box terdapat keterangan yang memakai bahasa Korea which means saya gak ngerti hehe. Kemudian, untuk maskernya sendiri dikemas dalam jar berbentuk bulat warna coklat tua yang isinya cukup banyak 100ml. Jar nya sendiri berbahan plastik tebal dan tutupnya berbahan metal gitu warna coklat dengan emboss nama produk di atasnya. Begitu tutupnya di buka, kita bakal liat ada tutup lagi berwarna putih transparan dari pastik. Mungkin ini juga buat maskernya lebih terjaga ya.


Deskripsi:



6-in-1 Pore care:
Shrinks pores + Controls sebum + Exfoliates + Deeply cleanses + Brightens tone + Cools

Winner of 22 Global Beauty Awards

1. What is the Super volcanic pore mask?

Jeju volcanic clay is made from minerals released by volcanic explosions in Jeju. It's categorized as a preserved alkaline resource and is effective in removing sebum and other impurities.
(Contains 6,020 mg of Jeju volcanic clay)

2. Strong removal of sebum thanks to the Super volcanic capsules
As the capsule bursts, the mask exfoliates and removes dead skin cells. The AHA ingredient chemically exfoliates and smoothes out skin.

3. Clear, Contracted, and Refreshed Pores!
The strong absorption of sebum and cooling effect of the clay refreshes the skin and contracts pores
.

Ya, jadi intinya masker ini memiliki fungsi untuk removing sebum, eksfoliasi, mengangkat sel kulit mati, membuat kulit segar dan membersihkan pori-pori. Karena kandungan clay yang diambil dari abu vulkanik di Jeju.


Ingredients:

WATER, TITANIUM DIOXIDE, BUTYLENE GLYCOL, VOLCANIC ASH, GLYCERIN, SILICA, TREHALOSE, KAOLIN, BENTONITE, POLYVINYL ALCOHOL, CAPRYLIC/CAPRIC TRIGLYCERIDE, ZINC OXIDE (CI 77947), GLYCERYL STEARATE, CETEARYL ALCOHOL, JUGLANS REGIA (WALNUT) SHELL POWDER, CAMELLIA SINENSIS LEAF EXTRACT, CITRUS UNSHIU PEEL EXTRACT, OPUNTIA COCCINELLIFERA FRUIT EXTRACT, ORCHID EXTRACT, CAMELLIA JAPONICA LEAF EXTRACT, PVP, PEG-100 STEARATE, POLYSORBATE 60, STEARIC ACID, PALMITIC ACID, HYDROGENATED VEGETABLE OIL, XANTHAN GUM, IRON OXIDES (CI 77499), ZEA MAYS (CORN) STARCH, SORBITAN STEARATE, POLYACRYLATE-13, MANNITOL, MICROCRYSTALLINE CELLULOSE, LACTIC ACID, POLYISOBUTENE, MENTHOXYPROPANEDIOL, ETHYLHEXYLGLYCERIN, TETRASODIUM PYROPHOSPHATE, POLYSORBATE 20, IRON OXIDES (CI 77491), DISODIUM EDTA, PHENOXYETHANOL

Tekstur:








Teksturnya bener-bener kayak tanah liat gitu deh, lengket dan agak susah buat diambil. Kalau diambil pakai jari itu tricky dan nempel-nempel ke kuku, better sih pakai spatula ambilnya ya. Beda dari masker kebanyakan yang biasanya creamy, masker ini agak keras dan lengket banget buat di ambil.


Warna dan Scent:

Bisa dilihat ya warnanya abu-abu muda memang seperti abu vulkanik dan baunya gak begitu kecium. Kayak bau apa ya samar gitu sih, chemical tapi gak begitu ke cium. 

Performance:








Begitu diaplikasikan ke wajah awal-awak terasa ada mint sensation dan pori-pori terlihat sangat besar. Apalagi wajahku banyak scar segede sumur makin aja keliatan, katanya ini maskernya bekerja buat bersihin pori-pori dan mengurangi sebum. Cukup 10 menit aja dan bilas dengan air hangat. Kesulitannya pakai masker ini saat ambil produk yang lengket dan agak keras, plus pas aplikasi ke wajah mesti pelan karena agak susah buat nge blend nya di wajah. Oya pakenya gak usah tebel-tebel nanti susah bilasnya. 

 
Result:

Kulit kerasa banget bersihnya, wajah kerasa seger dan kalau makeup an itu keliatan banget produksi minyak lebih seimbang. Wajah terlihat lebih cerah karena mungkin angkat sel kulit mati juga dan eksfoliasi ya. Tapi yang beneran asik abis masker ini tu, kulit berasa banget bersih sampe pori dan segeeeeeer manjah. 

Conclusion:

Ini salah satu masker favorit buat weekly treatment, karena membersihkan sampai ke pori dan kulit wajah terasa fresh. Minyak cukup berkurang dan bila rutin pakenya keliatan deh kulit cerahan. Terus kalau lagi jerawatan ya, jerawatnya cepet mateng dan kering, pun kalau lagi komedoan...komedonya jadi gampang di bersihin. 

Plus:
- Isinya banyak
- Beneran efek bersihin pori
-Ngurangin minyak dan wajah bersih segar
- Jerawat cepet kempes
-Komedo lebih gampang di ekstraksi setelah maskeran

Minus: 
- Susah ngambil produknya agak keras
- Susah buat di blend harus pelan-pelan and it took time! 
- Bilas harus dengan air hangat dan anduk kecil, kalau gak gitu susah banget bersihinnya 
- Gak ada spatula nya
- not recommend buat kulit kering, karena ini menyerap minyak dan sebum.


Disaranin habis pake ini lanjut sheetmask biar kulit kembali terhidrasi



Harga: Rp 190.000 di konter Innisfree kalau di olshop bisa 150ribu or up
Where to buy: Innisfree counter or olshop


Thanks for reading









Review Freeman Polishing Charcoal and Black Sugar Gel mask + scrub

Hallo Girls,

Sudah masuk Februari lagi ya, perasaan baru kemaren aja saya tahun baruan di kost an dengan semangkok bakso aci hehe. Anyway, ngomong-ngomong tahun baru saya rencananya tahun ini pengen rombak skincare routine nih. Ya, kecentilan aja sik pengen coba-coba skincare lain salah satunya masker.

Saya biasanya maskeran seminggu dua kali kalau lagi rajin, ada beberapa masker untuk kulit berminyak yang saya pakai. Diantaranya: Masker buat eksfoliasi, masker tisu dan masker clay. Kalau masker bubuk saya jarang banget pakai, ribet sih hahaha tapi lagi penasaran tuh sama Tiff and body katanya bagus ya?


Btw ada nih masker yang lagi hits dari akhir taun lalu sampe sekarang sold out di olshop, IYA FREEMAN! Padahal masker ini belum masuk indo lho tapi udah rame banget dijual online. Kenapa sih FREEMAN? harganya murah, isi banyak dan bagus. Kebetulan ada satu masker plus scrubnya yang sudah pakai rutin 3 bulanan terakhir ini, yaitu FREEMAN Polishing Charcoal and Black Sugar  Gel mask + scrub. Berikut reviewnya setelah saya pakai beberapa bulan ini: 


 

Kemasan:

Hadir dengan kemasan bentuk tube yang cukup besar dan isinya banyak, beda dengan masker lain yang biasanya dalam bentuk sachet ataupun jar. Masker Freeman ini hampir semua rangkaian maskernya dikemas tube dengan ukuran besar, berisi 175ml. Varian charcoal dan black sugar ini warna tubenya abu-abu dan gambarnya seger. 

Sayangnya dibagian belakang itu keterangannya agak kurang jelas menurut saya, padahal panjang banget penuh tulisan dari atas ampe bawah. Tutupnya sendiri bentuk fliptop, kita gak akan ada drama bocor deh dan ngeluarin produknya juga bisa dikontrol plus lebih higienis gak mesti culak-colek. 


Key Benefits

Instantly detoxes pores
+ exfoliates for
smooth skin


Ingredients:


Activated Charcoal purifies the skin by absorbing oil and impurities while Black Sugar exfoliates dead skin cells away.

Deskripsi produk:


Detox your skin with this unique mask and scrub! Activated Charcoal purifies skin without over-drying while Black Sugar helps to exfoliate dulling skin cells for softness and clarity. Perfect for all skin types.

Ya, jadi Freeman Polishing Charcoal and Black Sugar  Gel mask + scrub ini berfungsi 2 in 1 gitu. Bisa dijadikan scrub dan masker, dengan kandungan arang aktif yang bisa detoks kulit wajah dari polusi dan sisa kotoran makeup supaya wajah gak kusam dan black sugar nya membantu eksfoliasi sel kulit mati menjadikan kulit lembut dan bersih. Masker dan scrub ini cocok untuk semua jenis kulit, but still in my opinion buat yang kulitnya sensitif harus cari tahu dulu bisa pake scrub kasar atau engga. Takutnya malah iritasi ye kan? berabe nanti. 




Cara Pemakaian: 

Cuci muka dan keringkan wajah, aplikasikan  Freeman Polishing Charcoal and Black Sugar  Gel mask + scrub secukupnya di seluruh wajah. Diamkan 5-10 menit, gosok wajah dengan perlahan untuk scrubbing bilas dengan air biasa atau air hangat. Kemudian lanjut dengan skincare routine kamu seperti toner, serum dll.




Tekstur:



Teksturnya ya kayak gula aja masih  butiran kasar, tapi bentuknya kecil-kecil banget terus lengket.



Scent and Color:
Ya, bau gula aja dan warna nya abu-abu tua karena campur charcoal kan.


Performance:

Begitu diaplikasikan ke wajah, akan ada sensasi agak panas dikulit. Awal pemakaian sih saya kaget banget, kok ada panas-panas gini tapi masih bisa ditahan. Ini panas loh ya bukan tingling sensation yang cekit-cekit itu, beberapa detik sensasi panasnya ilang dan seteah beberapa menit saya gosok wajah dengan gentle. Rasanya? gak sakit...scrubnya ini gak bikin sakit dikulit wajah saya, jadi nyaman aja pas gosok-gosok diseluruh wajah.

Result:

Selesai dibilas, beuh mantap! wajah saya kerasa haluuuuuus banget, lembut macem pantat bayi dan cerah instant. Pokoknya saya suka dengan efek setelah pemakaiannya, kulit terasa kenyal-kenyal nyoooooy. Saya merasa manjaaaah seperti incess hahahaha 

 Conclusion:
Overall, saya suka dengan hasil akhirnya yang bikin kulit saya terasa halus, lembut, bersih dan cerah. Jadi wajib banget buat saya scrub and mask pakai produk ini seminggu dua kali, untuk membuang racun manjah dan segala penyebab dosa diwajah akibat polusi dan makeup.


Plus:
-Murah
-Efeknya langsung terasa
-Kulit terasa lebih sehat
-Bisa untuk semua jenis kulit
- Gak breakout di kulit saya yang oily






Minus: 
-Susah di dapetin
- Ada sensasi panas tapi masih bisa ditahan

Price:
Rp.105.000

Where to buy: 

Olshop Shopee



Before




Saat masker

After





[Preparing Wedding Part III] Indoor Pre-Wedding Photo di studio Bogor

Hallo Girls...

Lanjut yuk dari part II yang ngomongin cincin dan maskawin, sekarang saya mau cerita soal pre-wedding photo. Kami melakukan Pre-Wedding photo itu awal november 2017. Saya pilih foto prewednya buat indoor aja di studio gitu, here the reasons kenapa saya pilih indoor aja?

1. ADEM

Eh kenapa nih adem no.1? ya soalnya saya orangnya moody banget sis, kalau kepanasan lama itu biasanya sensi banget dan suka pusing banget. Kebayang dong kalau lagi foto prewed yang cuacanya lagi panas banget, terus saya moody kan jelek hasilnya dan bikin proses photoshoot makin lama ya gak?. Kebetulan bulan november juga itu udah musim hujan, jadi saya antisipasi itu juga. Toh saya foto prewednya gak ala-ala pantai atau ke Paris gitu hahahhaa kalau kayak gitu mah saya mau dah outdoor. Kalau sekitaran Jakarta atau Bogor mah saya pilih indoor aja adem shaaaaay, saya juga suka gampang sakit kepala kalau kepanasan lama-lama oudoor hadeeeeh nggak dulu deh hehe.

2. SANTAI 

Kelebihan Indoor juga santai sis, kan gak kepanasan atau keujanan terus propertinya biasanya udah di sediain jadi gak makan waktu banyak. Kalau outdoor kadang ribet dan makan waktu karena kudu nyiapin properti dulu dan lalala. Kalau indoor kita tinggal pilih studio yang kece aja yang sesuai budget gitu dan udah ada propertinya, wc bersih dan tempat ganti baju yang nyaman. 

3.MURAH 

INI NIH PALING PENTING! Karena dari WO nya cuma provide photographer dan Makeup Artist aja, jadi untuk sewa studio kita bayar sendiri tapi tetep di referensiin sama WO nya biar kita gak bingung dan tinggal bayar aja. Kemarin kita cari yang budgetnya dibawah sejuta dan yesss dapet tuh yg 500ribu/4 jam di Bogor. Katanya di Bogor kisaran studio harganya segitu, kalau di Jakarta rata-rata di atas 1 jutaaan. Outdoor biasanya lebih mahal dan dimanfaatkan oknum-oknum tuh, apalagi kalau tempat-tempat resmi suka ribet lagi ijinnya. Duh, udah cukup deh saya males drama ngurusnya hahahaha.

Mbak Ummi selaku WO kami, merekomendasikan dua tempat studio foto di Bogor. Satunya lagi saya lupa nama studionya, pokoknya kita jadi pilih Studio rumah Cimanggu yang tentu letaknya di area cimanggu Bogor. Harga sewanya sendiri Rp500.000/4 jam dan kalau lebih kena charge RP.150.000/jam. 

Begini kira-kira penampakan studionya lucu kan?




Mbak Ummi menyarankan kita untuk siapin empat kostum buat prewednya, saya siapin empat kostum diantaranya:

- Gaun Pengantin
- Long dress hitam 
- Dress pink dan,
- Jacket jeans untuk casual



Kita mulai sekitar jam 10 apa setengah 11 pagi gitu, saya langsung di makeup in sama mbak Dini MUA saya buat prewed dan resepsi nanti. Mbak Dini ini sabar dan luwes makeupnya, orangnya juga asik lho!. Terus selain itu saya juga dibantu styling hijab sama dia, oh iya Mbak Ummi juga ada di sana buat dampingin kami tentunya. 


Ini hasil makeupnya:





Sesi foto pertama mulai jam 11 an, kita pilih yang tema wedding yaitu saya pakai gaun pengantin dan Reza pakai jas. Photographer kita mas Gilang dari Layar Kaca photography, mas Gilang dan temennya ini baik dan sabar juga hahaha terus kadang suka becanda-becandain lol.

Gila....ternyata foto prewed itu gak segampang yang saya bayangin hahahha pegel sis dan kaku banget saya pas foto karena gak biasa. Maklum ya bukan model hahahha terus kalau disuruh tatap-tatapan gitu saya geli salting gitu, satu sesi diambil dibagian sudut rumah Cimanggu.

Hasil foto sesi 1











Lanjut, ke sesi foto II kita ganti baju yang semi-casual dan ini diambil didepan rumah Cimanggu setelah kami makan siang. Saya suka nih hasilnya yang bagian sesi II mungkin karena lightingnya alami dari sienar matahari ya, tapi agak gerah kalau diluar jadi saya sama Reza kipas-kipas mulu deh.

Hasil foto sesi II












Ganti baju lagi....buat sesi foto III kalau yang ini lebih santai saya pake dress pink dan Reza pake outer tipis. Lokasinya sekarang di lantai II yang gak kalah lucu dari lantai bawah, yg di atas ini temanya kamar ala-ala shabby chic gitu. Agak cheesy sih saya sama sesi foto III macem abg yang lagi kasmaran hahhahaha but still cute tho! 

Hasil Foto sesi III











Yes! the last session, ganti baju terakhir yang lebih edgy saya pake jaket jeans dan celana plisket item. Reza pakai bomber jaket plus sneakers.  Di sesi terakhir ini masih diambil di lantai II, tapi sebelahnya. Temanya kayak taman-taman kecil depan rumah gitu ceritanya dan ada ijo-ijo seger. 


Hasil sesi foto IV


Overall, saya suka dengan hasilnya. Mulai dari segi studio yang oke dan ada beberapa spot buat foto lucu, terus MUA yang sabar dan hasilnya muka saya jadi flawless tanpa menor sana sini juga photographer yang sabar buat ngarahin gaya plus hasilnya bagus.

Thanks to mbak Ummi juga yang helpful dan nemenin kita sampai foto selesai.


Kalau temen-temen mau lihat instagram mereka ini ya klik aja. Di jamin harganya terjangkau dengan kualitas ok.

WO:Amigos WO
MUA: Rosegold Wedding
PHOTOGRAPHY: Layar Kaca Photography

Studio: Rumah Cimanggu


Gak selalu harus vendor mahal kok buat hasil yang bagus, banyak banget vendor-vendor yang pas sesuai kantong kita dan kualitas bagus asal sabar aja carinya hehe.


Thank you for Reading





 



[Preparing Wedding Part II] Rekomendasi Mencari Cincin Nikah dan Maskawin

Hallo Girls...





Kita lanjut ya  cerita persiapan nikahnya hehe kalau kemarin saya cerita tentang pilih gedung, yang akhirnya fix booking akad dan resepsi  di Masjid Andalusia Sentul, Bogor dan memakai jasa AMIGOS WEDDING ORGANIZER.

Nah, yang di handle oleh WO ini kami ambil paket utk 300 undangan saja. Satu paket itu diantaranya: 


- Urusan Booking Gedung
- Catering
- Baju akad dan Resepsi
-MUA 
-Photographer dan Videographer pas Hari H
- Pre-Wedding (sewa tempat, sewa baju dan konsumsi not included)
- Undangan Cetak 


Jadi, kita tinggal urus KUA, maskawin, seserahan, seragam keluarga dan Souvenir. 

Setelah ttd MoU dengan WO, kita mulai jalan di sekitar awal oktober. Tentu yang pertama diurusin itu ke KUA ya. Apalagi saya posisinya bukan domisili Bogor, jadi saya harus urus di Sukabumi untuk minta surat numpang nikah. Cukup 1 hari untuk urus KUA di Sukabumi tapi banyak dramanya sumpah! Nanti deh saya compile aja ceritanya dengan drama lain ya, pokoknya awal oktober itu urusan KUA udah kelar. 




Beralih ke topic utama yaitu cari cincin dan maskawin, saya cari-cari referensi here and there via browsing yang keluar itu beberapa Toko emas berikut ini:

Toko emas Kaliem Blok M



Setiap saya browsing pasti banyak yang referensiin toko emas Kaliem, karena katanya ini khusus toko emas cincin gitu. Jadi cucoklah ya buat yang lagi cari cincin tunangan ataupun cincin nikah, katanya banyak juga modelnya di sana dan bias custom. Tapi yang bikin saya urung buat berkunjung ke sana karena infonya harga di sana cukup mahal dan modelnya banyak banget pasti bikin saya makin bingung. 


Cikini Gold Center



Kalau tempat ini emang kayak pusatnya toko-toko emas gitu dan banyaaaak banget pilihannya. Awal taun lalu saya sempat survey ke sana pas weekend, banyak toko emasnya tutup kalau weekend. Saya sempet liat-liat juga ke beberapa toko emas yang buka, harga emas putih standar sih sekitar 550rebu. Kalau pake berlian baru kerasa dah mahalnya beda-beda sesuai karat. Di cikini ini saya rekomen buat dating weekdays, biar bias ikut lihat2 ke toko emas yang terkenal di sana seperti: Toko emas Suki, Kenanga dan Amalia.  Apalagi toko Suki yang katanya selalu ramai pun harganya lebih miring disbanding yang lain. 



Toko Emas dan Berlian International ITC Fatmawati


Karena saya bingung di Cikini banyak banget pilihan dan harus weekdays kalau ke toko emas Suki, jadi saya Tanya temen blogger aja kak Iva Asih yang kebetulan udah kewong juga ye kan. Dia bilang pesen cincin di toko emas langganan mami nya yaitu Toko Emas dan Berlian International ITC di ITC Fatmawati. Tanpa babibu lagi, saya sama Reza langsung survey ke sana buat liat-liat. Begitu sampai sana saya lihat pilihan cincinnya ga begitu banyak, tapi abang nya enak buat diajak diskusi soal model cincin dan detail lainnya. Pertama datang ke sana kami hanya tanya2 harga kalau palladium berapa per gram nya dan emas putih berapa bla bla bla, dua bulan kemudian kami dataaang lagi ke sana bawa desain cincin dan pesan.

masing-masing jari manis kita diukur terlebih dulu dan abangnya langsung kalkulasi kira-kira berapa gram untuk yang cowok dan berapa gram untuk saya. Akhirnya, cincin saya sekitar 5 gram emas putih ditambah berlian kecil dan cincin Reza sekitar 6 gram palladium. Untuk memesan cincin ini, kita wajib dp dulu 25% dari harga total. Sekitar dua mingguan lah cincinnya selesai dan kita ambil ke sana untuk ngelunasin plus bawa cincinnya .

And yessss! cincinnya bagus sesuai yang kita pengen plus dikasih grafir nama kita di dalem cincinnya. Oya, abangnya juga info kalau yg cincin palladium tidak bisa dijual kembali. 



Kelar nih urusan cincin...


Sekarang kita beralih ke maskawin, untuk maskawin ini pakai perangkat shalat dan uang 7.11.800 rupiah karena kita menikah 7-1-18. Perangkat shalatnya beli mukena dan sejadah di pasar mayestik, saya  lupa persis tokonya apa hehe pokoknya saya pilih mukena yang adem dan gak banyak aksen plus sejadahnya harus ada warna pink lol.

Uang yang dijadikan maskawin berupa uang logam yang dihias menjadi masjid gitu, lucu deh. Buat bikinnya mama mertua pakai jasa di rawamangun katanya. Tapi kalau seserahan dan kotak cincin dari Toko bumi jaya keranjang mayestik di Pasar Mayestik. Nanti saya akan bahas dan liatin fotonya di post yang berbeda ya.

Overall, untuk urusan cincin dan maskawin saya puas dengan hasilnya (saya akan update fotonya kalau sudah ada ya) . Nantikan cerita lainnya di Part selanjutnya ya. see you! 










[Preparing Wedding part 1] Referensi Cari Gedung dan Wedding Organizer di Bogor

Hallo Girls...




Udah seminggu nih jadi istri orang HAHAHA setelah melewati drama here and there, akhirnyaaaaa saya menikah juga gaes. Rasanya saying ya kalau gak diabadikan cerita persiapan pernikahan saya, walau bukan seleb blogger but still I will keep through my writing and memories. Here we go...


Oiya...sebelum lanjut saya mau bilang dulu ini kalau ini saya bagi beberapa part ya biar gak kepanjangan bacanya dari mulai prepare sampe Hari H. 

Btw saya sama Reza pacaran hampir 10 tahun ya, lama ya? yaiyalah wong dari SMA gak ganti-ganti hehe terus april tahun lalu Reza dan keluarganya datang kerumah untuk melamar saya. Ya, seperti lamaran sederhana pada umumnya saja pertemuan dan perkenalan keluarga dan ditutup dengan makan-makan. Pada saat lamaran kami belum membahas waktu dan tempat, karena masih belum ada keputusan fix. 

Saya dan Reza awalnya ingin menikah di Jakarta saja, mengingat teman-teman kami hampir semuanya di Jakarta. Orang tua sayapun tidak mengatur saya harus nikah dirumah atau gimana, semuanya diserahkan pada kami. Setelah berdiskusi juga dengan orang tua Reza, dengan berbagai pertimbangan akhirnya fix kami memutuskan resepsi di Bogor.

Selang beberapa minggu setelah lamaran saya gencar cari referensi di bride story dan lain-lain, buat cari vendor tapi bingung juga sih ujung-ujungnya. Banyak banget pilihannya dan mahal-mahal ya ternyata, oya kami juga sempat beberapa kali berkunjung ke pameran wedding tapi tak menghasilkan apa-apa. Gak tahu ya kurang sreg aja di hati.

Saya dan Reza kerja dikantor dan cukup sibuk saat itu, karena kita lagi sama-sama punya projek besar dikantor. Inilah yang jadi alasan utama mama Reza menyarankan kami untuk pakai jasa WO saja, pun beberapa alasan lainnya:


1. Tidak bingung dengan pilihan vendor

Begitu banyak pilihan vendor yang keren-keren dan bikin puyeng kepala dengan harganya, bikin kita berangan pengen konsep wedding a,b atau c. Jujur saya sih gak sanggup kalau harus survey satu-satu dengan waktu luang weekend aja dan biasanya yang dapet testimoni bagus itu vendor2 terkenal kan, makin keder aja karena takut jauh dari budget.

Dengan WO kita direkomendasikan vendor rekanannya yang bisa kita lihat kapan kita punya waktu luang, kalau ga cocok gimana? WO akan bantu cari kan lagi sampai kita cocok dan sesuai dengan harga yang kita ajukan. Menurut saya sih ini bantu banget, jadi gausah milih banyak dan hubungan vendor satu-satu.  

2. Bisa pilih paket yang disesuaikan dengan budget

Ini yang sering jadi problem nunda nikah HAHAHA Gak munafiklah ya, mau nikah itu butuh modal dan budget yang cukup untuk resepsi yang layak. Kalau misalnya kita ambil vendor terpisah, otomatis akan lebih mahal karena yang diambil beda-beda belum lagi ada tambahan perintilan ina inu terus konsultasinya satu-satu bisa jadi saran dari tiap vendor beda dan gak kompak pas hari H karena gak ada "penyatu" nya. 

Kalau memakai jasa WO kita ditawarkan dengan berbagai paketan yang bisa kita ambil, tergantung kita mau undang berapa orang, lokasi di mana dan lain-lain. Kalaupun biaya kamu kurang dari paket-paket yang ditawarkan, biasanya vendor kasih opsi dan solusi dengan budget yang ada.  


3. Bebas konsultasi kapan saja

Buat orang suka banyak mau dan panikan kayak saya, konsultasi sama WO dan para mama itu penting banget! Enaknya kalau pakai jasa WO, kita bisa gangguin kapan aja hahahaha dan kasih masukan bagusnya kalau konsep a,b atau c itu gimana. Atau mau cari ini itu gimana, mereka akan jawab dan kasih pilihan sesuai yang kita mau. 



4. Hemat waktu dan tenaga

Nah, ini apalagi buat yang calon pengantinnya sama-sama sibuk. Pakai WO itu ngebantu banget, kamu gausah survey tiap minggu buat liat vendor a,b,c. Karena semua sudah diberi pilihan dan paket yg sesuai dengan kita, dengan gini waktu kita bisa lebih luang dipakai untuk nyiapin yang lain plus mengurangi biaya makna dan transportasi setiap survey yang pasti lumayanlah ya. 

5. Sudah terstruktur 

Asyiknya lagi semua jadwal untuk fitting dan lain-lain, sudah diatur oleh mereka yang tentunya sesuai dengan yang kita inginkan. Enak deh tinggal modal dateng gak perlu banyak mikirin atau nanya harga bahkan nawar ke vendor haha terus pas Hari H udah aman kan semua diurus mereka.
Di ata itu saya tulis kelebihannya aja ya, kalau kekurangannya ya pasti ada juga cuma saya gaperlu bahaslah wong saya pake jasa WO juga. 

Terus milih WO nya gimana? jujur saya sama Reza buta soal referensi WO hahaha ini kita dipilihin sama Mama Reza yang punya tetangga, adiknya ibu tetangga itu punya WO dan terbiasa handle wedding di jabodetabek. Yaudah dengan modal percaya sama ibu tetangga itu, kami pilih Amigos Wedding Organizer.

Saya bakal ceritain di part lain-lainnya service WO AMIGOS ini, sekarang lanjut pilih gedung dulu ya.

Untuk gedung atau hotel kita sempat lihat beberapa pilihan:

Hotel Salak 


Jatuh cinta sih sama Hotel Salak ini, gedung buat resepsinya bagus. Ya pokoknya kecelah buat resepsi, tapi kekurangannya selain harganya cukup tinggi pun aksesnya muter-muter dan area macet karena terletak persis samping balai kota yang sebrangnya istana presiden. 


Hotel Braja Mustika

Hotel ini juga biasa dijadikan tempat resepsi pernikahan, ok sih tapi saya kurang sreg aja dengan bangunan hotelnya hahhaha jadi gak kami pilih.

Gedung Yasmin

Setiap kali googling gedung yasmin selalu ada di list, gedung yasmin ini cukup terjangkau kalau ga salah sekitar 10 jutaan gitu gedungnya. Tapi parkirannya kurang luas dan lokasinya kurang strategis, kan tamu-tamu kita nanti mostly dari Jakarta jadi kita gak mau bikin tamu capek duluan cari lokasi.

Masjid Andalusia Sentul 

Masjid Andalusia Sentul ini terletak di area sentul city persis sebrangnya pasar Ah poong!, akhirnya kami memutuskan untuk memilih masjid andalusia karena aksesnya mudah dari pintu keluar tol. Lokasinya strategis pun gedungnya juga ok, terus Reza juga dari dulu pengen bgt akad nikad di masjid, untuk harganya gedung masjid andalusia ini 16jt. Oiya di sini biasanya resepsi hari minggu, karena hari sabtu parkiran mesjidnya rame sama mahasiswa di sebelah mesjid.
Ok, segitu dulu ya part 1....bersambung ke part II stay tune!